Di antara berbagai fungsi kepolisian, peran Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menjadi salah satu yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Tugas utama Baharkam adalah menjaga ketertiban umum dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Baharkam adalah wajah kepolisian yang proaktif, berfokus pada upaya pencegahan dan pembinaan, memastikan bahwa lingkungan sosial tetap aman, damai, dan kondusif. Filosofi kerja Baharkam adalah mencegah kejahatan sebelum kejahatan itu terjadi, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam menjalani aktivitas.
Untuk menjaga ketertiban umum, Baharkam memiliki berbagai unit yang siap siaga. Salah satunya adalah Samapta Bhayangkara (Sabhara) yang sering terlihat berpatroli di jalan-jalan, pusat keramaian, dan objek vital. Patroli ini bertujuan untuk memberikan rasa aman, mencegah tindak kejahatan seperti pencurian atau perkelahian, serta menanggapi laporan darurat dari masyarakat. Selain itu, Baharkam juga bertanggung jawab atas pembinaan keamanan swakarsa, seperti pembentukan Satuan Pengamanan (Satpam) dan Polisi Khusus (Polsus). Dengan melibatkan masyarakat dalam menjaga keamanan, Baharkam menciptakan sinergi yang kuat antara polisi dan warga. Misalnya, dalam sebuah laporan yang dikeluarkan pada 20 November 2024, Baharkam berhasil melatih 2.000 anggota Satpam baru di salah satu kota besar di Indonesia untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menjaga keamanan di lingkungan kerja.
Selain unit di darat, Baharkam juga memiliki Polisi Perairan dan Udara (Polairud) yang bertugas menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah perairan dan udara Indonesia. Polairud bertanggung jawab dalam patroli laut untuk mencegah kejahatan perikanan ilegal, penyelundupan, dan tindak pidana di laut. Mereka juga berperan dalam operasi SAR (Search and Rescue) jika terjadi bencana di laut atau kecelakaan pesawat. Peran ini menunjukkan bahwa Baharkam tidak hanya berfokus pada keamanan di darat, tetapi juga di seluruh wilayah yurisdiksi Indonesia.
Di luar tugas-tugas penegakan hukum, Baharkam juga dikenal sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Saat terjadi bencana alam, seperti banjir atau gempa bumi, Baharkam menjadi salah satu unit pertama yang tiba di lokasi untuk memberikan pertolongan, mengevakuasi korban, dan mendistribusikan bantuan. Kesiapsiagaan dan respons cepat Baharkam dalam situasi darurat ini menunjukkan komitmen mereka dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Oleh karena itu, tugas utama Baharkam bukan hanya tentang menegakkan aturan, tetapi juga tentang memberikan pelayanan dan perlindungan sepenuh hati kepada masyarakat. Dengan kehadiran mereka, masyarakat dapat merasa lebih aman dan terjamin, menjadikan Baharkam sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan keamanan nasional.
