Program utama yang sedang dijalankan adalah upaya untuk Tingkatkan Disiplin Personel di seluruh tingkatan, mulai dari staf hingga petugas lapangan. Disiplin dalam hal ini mencakup ketepatan waktu dalam merespons laporan warga, kerapian dalam berseragam, hingga integritas dalam menjalankan tugas sesuai prosedur operasional standar (SOP). Manajemen Polres Samarinda percaya bahwa untuk menuntut masyarakat agar tertib hukum, maka aparat kepolisian harus memberikan contoh nyata dalam berdisiplin terlebih dahulu. Evaluasi kinerja dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada personel yang melenceng dari nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
Tujuan utama dari peningkatan kedisiplinan internal ini adalah demi efektivitas dalam tugas Jaga Kamtibmas. Di tengah dinamika sosial yang cepat, polisi dituntut untuk selalu hadir di tengah-tengah warga melalui patroli rutin di pemukiman, pusat perbelanjaan, hingga area rawan kriminalitas. Personel yang disiplin akan memastikan bahwa setiap jengkal wilayah terpantau dengan baik dan masyarakat merasakan kehadiran negara dalam menjaga rasa aman mereka. Pola pengamanan yang proaktif ini terbukti efektif dalam mencegah terjadinya tindak pidana seperti pencurian, premanisme, maupun konflik sosial.
Fokus pengawasan juga diarahkan pada aspek Lingkungan sekitar. Polres Samarinda mengedepankan program “Polisi RW” atau kunjungan langsung ke tingkat rukun tetangga guna menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung. Personel polisi diwajibkan untuk menjalin komunikasi yang intens dengan tokoh masyarakat dan pemuda setempat. Dengan kedekatan ini, setiap bibit permasalahan yang muncul di lingkungan terkecil dapat dideteksi sejak dini dan dicarikan solusinya melalui mediasi sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Selain itu, kesiapan personel dalam menghadapi situasi darurat atau bencana alam di wilayah Samarinda juga menjadi bagian dari Tingkatkan Disiplin Personel kesiapsiagaan. Pelatihan fisik dan simulasi penanganan kerusuhan maupun penyelamatan dilakukan secara rutin untuk menjaga ketangkasan anggota. Polres Samarinda memastikan bahwa setiap anggotanya memiliki kompetensi yang memadai untuk melindungi warga dalam kondisi sesulit apa pun. Ketegasan dalam bertindak dan keramahan dalam melayani menjadi dua sisi mata uang yang harus dimiliki oleh setiap personel.
Secara keseluruhan, transformasi internal yang dilakukan oleh Polres Samarinda merupakan langkah nyata untuk membangun kepercayaan publik (public trust). Masyarakat akan merasa lebih tenang dan nyaman ketika melihat aparat penegak hukumnya bekerja dengan disiplin tinggi dan penuh dedikasi. Dengan internal yang kuat dan solid, tugas menjaga ketertiban masyarakat di seluruh penjuru kota Samarinda dapat terlaksana dengan maksimal, menciptakan iklim kehidupan kota yang damai, tertib, dan harmonis bagi seluruh warganya.
