Menjaga keamanan kota besar dengan dinamika sosial yang tinggi seperti Samarinda memerlukan perpaduan antara kerja keras di lapangan dan kepasrahan diri kepada perlindungan Yang Maha Kuasa. Polres Samarinda secara berkala mengadakan kegiatan ritual zikir bersama yang melibatkan seluruh personel dan tokoh masyarakat setempat di masjid utama kepolisian setiap bulannya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk permohonan agar Kota Tepian selalu dijauhkan dari berbagai marabahaya, bencana alam, maupun gangguan kamtibmas yang dapat meresahkan warga. Kekuatan doa dipercaya menjadi pelengkap yang krusial bagi upaya patroli rutin dan penegakan hukum yang telah dilakukan secara maksimal oleh jajaran kepolisian.
Lantunan kalimat tayyibah yang bergema dalam setiap acara tersebut menciptakan suasana kebatinan yang tenang dan penuh dengan rasa persaudaraan di antara para penegak hukum. Melalui ritual zikir bersama, para personel kepolisian diajak untuk merefleksikan kembali niat pengabdian mereka agar selalu tulus dalam melindungi masyarakat tanpa mengharap imbalan selain keberkahan. Kedamaian spiritual yang didapatkan dari kegiatan ini sangat membantu anggota dalam mengontrol emosi saat menghadapi situasi konflik atau demonstrasi yang memanas di ruang publik. Polisi yang tenang secara batiniah akan mampu memberikan solusi yang lebih bijaksana dan mendinginkan suasana di tengah masyarakat yang sedang mengalami perselisihan sosial.
Selain untuk keselamatan kota, doa-doa yang dipanjatkan dalam acara tersebut juga ditujukan untuk keselamatan para anggota Polri yang bertugas di medan-medan yang berisiko tinggi setiap harinya. Penekanan pada ritual zikir bersama menumbuhkan rasa rendah hati pada setiap anggota, menyadari bahwa tanpa izin Tuhan, segala strategi pengamanan manusia tidak akan berjalan dengan sempurna. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam zikir ini juga memperkuat ikatan emosional, sehingga warga merasa lebih memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungannya masing-masing. Kegiatan religi ini menjadi oase penyejuk di tengah rutinitas tugas kepolisian yang penuh dengan tantangan fisik dan mental yang sangat berat dan melelahkan. Sebagai penutup, Polres Samarinda meyakini bahwa perlindungan Tuhan adalah benteng terkuat bagi sebuah kota dalam menghadapi berbagai dinamika zaman yang kian menantang.
